TANJAB BARAT – Nggak ada lagi alasan anak muda Tanjab Barat bingung mau nyalurin ide ke mana.Rabu 20 Mei 2026, Bupati Anwar Sadat meresmikan Podcast Youth Center dan Co-Working Space di Kantor Disparbudpora. Tempat ini jadi yang pertama dan satu-satunya di tingkat kabupaten/kota se-Jambi.


Begitu gunting pita selesai, suasananya langsung berubah. Ruangan yang tadinya kosong kini siap jadi markas anak muda buat ngobrol, bikin konten, sampai ngerjain proyek bareng.


“Ini bukan sekadar fasilitas fisik. Ini investasi buat masa depan daerah,” kata Anwar Sadat.


Ia bilang, pemuda Tanjab Barat punya bakat luar biasa. Tapi bakat tanpa ruang ya percuma. Makanya Youth Center dibuat biar jadi tempat kumpul yang positif, tempat tukar ide, dan tempat lahirnya solusi buat daerah.


“Mau temu kangen boleh, tapi yang produktif. Mau curhat boleh, asal ujungnya ada gagasan. Tempat ini harus hidup dengan ide-ide inovatif,” ujarnya sambil tersenyum.


Bupati juga nitip harapan besar anak muda harus berani jadi pelopor. Mulai dari hal kecil kayak ngawal isu sampah, sampai pelestarian lingkungan. Pemerintah siap buka pintu kerja sama dengan OPD dan perusahaan swasta biar ekosistem kreatif ini jalan.


“Saya yakin, kalau fasilitas ini dipakai maksimal, anak muda kita bisa jadi pemandu sekaligus pemberi jalan keluar buat persoalan daerah. Kami di pemerintahan nunggu ide segar kalian,” tambahnya.


Kepala Disparbudpora H. Angsori menjelaskan, podcast akan tayang dua kali sebulan dan diisi bergiliran oleh OKP yang aktif di Tanjab Barat.


Yang bikin beda, di episode perdana, Bupati Anwar Sadat langsung turun jadi narasumber. Ia ngobrol santai bareng perwakilan pemuda, seolah kasih contoh ruang ini memang buat dipakai, bukan buat pajangan.


Rencananya, pengelola juga akan undang akademisi dari universitas mitra Pemkab biar diskusinya makin berbobot.


Jadi, buat anak muda Tanjab Barat, markasnya sudah ada. Tinggal satu pertanyaan ide apa yang mau kamu bawain ke sana?