MUARO JAMBI – Sejumlah pelanggan PDAM Muaro Jambi wilayah Kumpeh Ulu mendatangi Kantor Unit Layanan PDAM Talang Duku untuk menyampaikan keluhan terkait aliran air bersih yang mengecil sejak beberapa minggu terakhir.


Unit layanan PDAM Talang Duku melayani distribusi air bersih untuk tiga kecamatan Taman Rajo, Kumpeh Ulu, dan Sungai Gelam. Keluhan disampaikan langsung oleh warga pada Kamis (15/5/2026).

 

Salah seorang pelanggan, L, mengaku aliran air di rumahnya tidak sekencang biasanya sejak April hingga pertengahan Mei 2026.


“Airnya tetap ngalir kalau buka kran, tapi kecil. Dak sederas biasanya,” ujarnya saat melapor ke unit Talang Duku.


Kepala Unit Layanan Talang Duku, Iwan, membenarkan adanya pengaduan tersebut. Setelah dicek, tim menemukan kebocoran pada pipa distribusi berdiameter 200 mm.


“Pengaduan pelanggan itu benar. Kita sudah bergerak cepat mencari sumber masalahnya. Ternyata ada kebocoran pipa 200 mm yang jadi jalur distribusi utama ke pelanggan di Kecamatan Kumpeh Ulu dan Sungai Gelam. Kebocoran inilah yang menyebabkan tekanan air melemah,” jelas Iwan.


Titik kebocoran berada di depan pintu masuk sebuah perusahaan galangan kapal di Desa Muaro Kumpe, Jalan Raya Pelabuhan Talang Duku. Tim unit Talang Duku langsung bergerak untuk melakukan perbaikan.


Iwan mengatakan perbaikan belum bisa langsung dikerjakan karena unit Talang Duku tidak memiliki stok pipa 200 mm.


“Kita sudah ajukan ke kantor induk PDAM Muaro Jambi. Sekarang tinggal menunggu kiriman barang. Kalau cepat datang, cepat juga kita kerjakan. Kita tetap respons cepat keluhan pelanggan,” katanya.


Ia menjelaskan keterbatasan stok membuat unit layanan harus menunggu pengadaan dari kantor induk. Jika pipa tersedia di unit, perbaikan bisa langsung dilakukan tanpa menunggu.


Unit Talang Duku memastikan akan segera menyelesaikan perbaikan begitu stok pipa tiba, agar distribusi air bersih ke pelanggan kembali normal.