TANJAB BARAT – Drama bansos salah sasaran mau tamat di Tanjab Barat. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, langsung tancap gas. Senin (08/06) beliau buka resmi Verifikasi & Validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional DTSEN + PBI-JK APBD 2026 di Balai Pertemuan Kantor Bupati.


“DTSEN ini bukan Excel kosong. Di balik setiap nama ada ibu-ibu yang nunggu PKH, ada lansia yang butuh BPJS gratis, ada anak-anak yang butuh makan bergizi. Kalau datanya ngawur, berarti kita zalim ke mereka,” hentak Bupati Anwar Sadat di depan camat, lurah, kades, sampai ketua RT.


Plt. Kadis Sosial Ir. H. Agus Sanusi, bilang, misi 8-17 Juni 2026 ini brutal, hapus data ganda, coret yang udah mampu, masukin warga miskin yang selama ini “gak kebagian”. Targetnya Data bersih, bansos tepat sasaran 100%.


Start dari Kecamatan Tungkal Ilir dulu, dibabat langsung Bupati. 12 kecamatan lain nyusul, semua diawasi Dinas Sosial + BPS.


Turut hadir Sekda, kepala OPD, BPS, sampai pendamping PKH. Semua diingatkan: “Kalau mau Tanjab Barat bebas kemiskinan ekstrem, mulainya dari data yang jujur.”