MUAROJAMBI– Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, membuka Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/P2P Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Kamis 11/6/2026 di Ballroom Yello Hotel Jambi.
Kegiatan berlangsung selama 2 hari hingga 12 Juni 2026 dan diikuti 96 peserta dari perwakilan rumah sakit, puskesmas, serta OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam arahannya, Bupati Dr. Bambang Bayu Suseno menegaskan operasional program P2P dilaksanakan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Ia menekankan koordinasi lintas sektor agar program pencegahan dan pengendalian penyakit berjalan efektif sampai ke masyarakat.
“P2P tidak bisa berjalan sendiri. Rumah sakit, puskesmas, dan OPD terkait harus satu data, satu strategi, satu gerakan. Tujuannya agar upaya pencegahan benar-benar sampai ke masyarakat,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi Dr. Aang, menyampaikan Rakor P2P 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sistem pencegahan di lapangan.
“Kami fokus pada penguatan deteksi dini melalui Puskesmas dan jejaringnya sampai ke desa. Petugas surveilans, kader, dan bidan desa diminta lebih aktif memantau potensi penyakit di wilayah kerja masing-masing,” ujar dr. Aang.
Ia menambahkan, kecepatan dan validitas data menjadi kunci keberhasilan program P2P.
“Rakor ini kita gunakan untuk menyamakan sistem pelaporan. Data yang cepat dan akurat akan mempermudah respon cepat ketika ada potensi Kejadian Luar Biasa/KLB di masyarakat,” tegasnya.
Rakor P2P 2026 menjadi forum sinkronisasi data, penyusunan strategi, dan pembagian peran antara rumah sakit, puskesmas, serta OPD terkait dalam menghadapi potensi penyakit di Kabupaten Muaro Jambi sepanjang tahun 2026.

0 Komentar