TANJUNG Katung– Sebuah sejarah kecil terukir di SDN 97/IX Tanjung Katung. Pelepasan siswa-siswi kelas 6 angkatan 2025/2026 tidak hanya menjadi akhir 6 tahun perjuangan, tapi juga saksi bisu estafet kepemimpinan. Untuk pertama kalinya, Kepsek lama Tarmizi dan Kepsek baru Hermanto, berdiri satu panggung, melepas generasi penerus bangsa bersama-sama.


Halaman sekolah yang dihias merah-putih dan balon kuning berubah jadi panggung haru. Siswa tampil gagah berseragam adat, berkalung medali kebanggaan. Orang tua menahan tangis, guru menahan haru.


Prosesi pemindahan kuncir toga, pengalungan medali, hingga persembahan puisi “Guru” mengguncang emosi. 6 tahun bukan waktu sebentar. Dari mengeja huruf sampai berani tampil di panggung semua berawal dari ruang kelas SDN 97/IX ini.


“Saya Titipkan Anak Bangsa Ini”Dengan suara bergetar, Tarmizi, Kepsek lama menyampaikan pesan perpisahan terakhirnya

“Anak-anakku, hari ini bapak lepas kalian dengan dada bangga. 6 tahun kita berjuang bersama. Bapak titipkan kalian — jaga adab, jaga nama baik sekolah, jadilah manusia yang berguna. Bapak pamit, tapi doa bapak akan selalu menyertai.” ujarnya sambil berlinang air mata.


Sementara itu, Hermanto, Kepsek baru mengatakan dengan tegas namun penuh wibawa.

“Pak Tarmizi telah meletakkan pondasi yang kuat. Tugas saya sekarang menjaga, merawat, dan meninggikan lagi bangunan itu. Wisuda ini bukan garis finish. Ini garis start untuk kalian menaklukkan dunia. Ingat, SDN 97/IX akan selalu jadi rumah kalian.” kata Hermanto.

Momen jabat tangan erat antara Tarmizi dan Hermanto di depan seluruh siswa jadi simbol paling berkuasa hari itu, kepemimpinan boleh berganti, tapi komitmen untuk mencerdaskan anak bangsa tidak pernah putus.

Acara ditutup doa bersama dan foto kenangan. Siswa berpelukan dengan guru, ortu bersalaman dengan dua kepsek. SDN 97/IX Tanjung Katung, hari itu membuktikan, pendidikan bukan soal gedung, tapi soal hati yang mewariskan nilai.

Selamat jalan angkatan 2025/2026. Terbanglah tinggi. SDN 97/IX menunggumu pulang sebagai kebanggaan.