MUAROJAMBI– Ketua DPC PPP sekaligus Ketua Fraksi PPP DPRD Muaro Jambi Indra Gunawan S.H. buka suara soal kinerja keuangan daerah. Untuk capaian 2025, PPP beri apresiasi penuh. Realisasi APBD tembus 99% dan opini Wajar Tanpa Pengecualian WTP dari BPK RI berhasil dipertahankan 10 kali berturut-turut.
"Kami ucapkan selamat. 99% dan WTP 10 kali itu bukti komitmen Pemda jaga akuntabilitas keuangan," ungkap Indra.
Indra yang akrab disapa Datuk Paul menegaskan, pujian itu harus jadi pijakan, bukan bantal empuk. Prestasi 2025 tidak boleh membuat eksekutif terlena.
"WTP itu piagam kehormatan dari auditor. Tapi rakyat gak makan piagam. Yang mereka rasakan itu jalan desa dicor, Puskesmas obatnya lengkap, bantuan UMKM cair tepat waktu," tegasnya.
Karena itu, Ketua DPC PPP ini menitip pesan keras untuk pelaksanaan APBD 2026. Momentum bagus 2025 jangan sampai patah di tengah jalan. Semua program wajib dikawal ketat sejak awal tahun.
"Saya minta Pemda tancap gas dari sekarang. Coret birokrasi berbelit, percepat lelang, percepat pencairan. Jangan sampai program rakyat nunggu sampai akhir tahun," desak Datuk Paul.
Lewat sorotan ini, Ketua DPC PPP mendorong Bupati Bambang Bayu Suseno evaluasi total kinerja OPD. Yang lamban harus ditegur, yang gesit harus diberi ruang. APBD Perubahan APBD-P 2026 harus jadi alat koreksi, bukan sekadar formalitas.
"Uang rakyat itu amanah. Tidur di rekening itu sama saja mengkhianati warga yang butuh sekarang juga," ujarnya.
Menatap APBD 2027, Indra Gunawan S.H. minta sinergi legislatif-eksekutif diperkuat dari hulu. Duduk bareng sejak penyusunan KUA-PPAS. Prinsipnya satu, dahulukan kepentingan masyarakat luas sesuai amanat UU. "Sebagai Ketua DPC dan Ketua Fraksi PPP, saya pastikan kalau koordinasi 2027 masih lelet, kami siap jadi corong paling kritis di DPRD," ancamnya.
Kesimpulannya, 99% realisasi 2025 dan WTP 10 kali layak diapresiasi. Tapi itu baru babak pertama. Babak kedua ada di 2026 dan 2027. Muaro Jambi butuh eksekutif yang konsisten, bagus di laporan, dan lebih bagus lagi di lapangan.

0 Komentar