MUARO JAMBI – M. Rafie, anak yatim berusia 4 tahun  asal Kabupaten Muaro Jambi, telah lebih dari satu bulan berjuang melawan penyakit Suspek Leukimia Akut. Kini ia menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat, ditemani sang ibu, Sulo, yang dengan sabar merawatnya siang dan malam.

Perjalanan pengobatan Rafie tidak mudah. Vonis suspek leukimia akut memaksanya harus bolak-balik rumah sakit dan menjalani berbagai pemeriksaan medis. Biaya perawatan, obat, serta kebutuhan hidup selama di perantauan menjadi beban berat bagi keluarga yang tidak mampu.

Ibu Sulo, seorang janda dan tukang jahit, terpaksa menghentikan pekerjaannya demi mendampingi Rafie. Padahal menjahit adalah satu-satunya sumber penghasilan untuk menafkahi keluarga. Kini ia harus membagi pikiran antara merawat Rafie di Padang dan memikirkan dua anak perempuan kakaknya yang tinggal serta bersekolah di RT 15 Mendalo Darat, Muaro Jambi.

Kehadiran Wakil Ketua Baznas Kabupaten Muaro Jambi Ali Yusni di rumah sakit menjadi angin segar bagi ibu dan anak tersebut. Ali Yusni datang untuk menyalurkan bantuan dana, kebutuhan pokok, dan memberikan motivasi agar mereka tetap kuat menghadapi ujian ini.

“Kondisi Ibu Sulo dan Rafie sangat mengharukan. Seorang ibu rela meninggalkan pekerjaannya, meninggalkan anak asuh di kampung, demi mendampingi anaknya berjuang melawan penyakit berat. Ini amanah zakat yang harus segera kami salurkan kepada mustahik,” ungkap Ali Yusni dengan mata berkaca-kaca.

Meski dalam keterbatasan, Ibu Sulo tetap tegar. Ia mengaku telah berdamai dengan keadaan dan memasrahkan segalanya kepada Allah. Doa tidak pernah putus ia panjatkan di setiap sujudnya, berharap Allah mengangkat penyakit Rafie dan memberi jalan keluar terbaik bagi keluarganya.

Baznas Muaro Jambi berkomitmen akan terus mendampingi keluarga Rafie selama proses pengobatan. Ali Yusni mengajak masyarakat luas untuk turut mendoakan kesembuhan Rafie. _Lekas sembuh Nak Rafie... Aamiin ya Khairannashirin_. Doa dan dukungan sekecil apa pun sangat berarti bagi pejuang kecil ini dan ibunya.